Partisipasi Mahasiswa Sosiologi Agama dalam Program Unit Informasi dan Layanan Sosial (UILS) Koja: Meningkatkan Akses untuk Penyandang Disabilitas Mental di Jakarta Utara
Jakarta, 25 April 2025- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Sosial terus berupaya untuk mengurangi ketimpangan layanan sosial, khususnya bagi penyandang disabilitas mental di wilayah Jakarta Utara. Salah satu langkah signifikan yang diambil adalah dengan menghadirkan Unit Informasi dan Layanan Sosial (UILS) Koja, yang terletak di Jalan Persahabatan No. 13, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja.
UILS Koja hadir sebagai pusat rehabilitasi sosial berbasis masyarakat yang bertujuan untuk membantu penyandang disabilitas mental mengembalikan fungsi sosial mereka dan hidup mandiri di tengah masyarakat. Program ini memberikan peluang bagi individu dengan disabilitas mental untuk menjalani rehabilitasi di luar panti, dengan pendekatan yang lebih humanis dan berbasis pada penguatan mental serta emosional.

Hingga tahun 2025, sebanyak 25 penyandang disabilitas mental telah terdaftar sebagai penerima manfaat dari program ini. Pengelola UILS Koja menjelaskan bahwa UILS Koja menggunakan pendekatan emosional dan mental secara langsung untuk membangun interaksi serta memberikan motivasi kepada para penerima manfaat. “Kami bekerja untuk membangun kembali kepercayaan diri mereka, sekaligus mempersiapkan mereka agar dapat kembali berfungsi dalam masyarakat dengan lebih mandiri,” ujarnya.
Salah satu program unggulan yang ditawarkan oleh UILS Koja adalah pelatihan pembuatan gelang dari mute-mute. Program ini bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas sekaligus melatih kemampuan motorik halus para penyandang disabilitas mental. Selain itu, setiap hari, peserta program dapat mengikuti kegiatan produktif yang melibatkan tenaga ahli atau profesional di bidangnya.
Program ini juga menarik perhatian kalangan akademisi, khususnya mahasiswa Sosiologi Agama Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang tengah menjalani magang. Selama dua bulan terakhir, mahasiswa Sosiologi Agama terlibat langsung dalam proses pendampingan dan observasi lapangan, serta melakukan analisis terhadap berbagai upaya yang dilakukan dalam penanganan ketimpangan layanan bagi penyandang disabilitas mental di Jakarta Utara.
Melalui kegiatan magang di UILS Koja, mahasiswa Sosiologi Agama memperoleh pengalaman praktis dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program rehabilitasi sosial. Selain itu, mahasiswa juga dapat menerapkan teori akademis yang mereka pelajari selama kuliah, sehingga dapat lebih memahami tantangan nyata dalam penanganan isu sosial.
Diharapkan, melalui kegiatan magang dan program rehabilitasi sosial ini, mahasiswa Sosiologi Agama dapat memberikan kontribusi nyata dalam meminimalisir ketimpangan sosial, khususnya bagi penyandang disabilitas mental. Selain itu, program ini diharapkan dapat menjadi model yang dapat diterapkan di wilayah lain untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan peduli terhadap penyandang disabilitas mental.
Informasi lebih lanjut
Program Studi Sosiologi Agama
Email : sosiologiagama@syekhnurjati.ac.id
Website : https://sa.uinssc.ac.id